JAKARTA -- Banyak cara yang dilakukan setiap orang untuk menyuarakan suara hati dan mimpinya.
Salah satunya adalah yang dilakukan Imam Sukamto (60), warga Wonorejo, Surabaya, Jawa Timur, dalam menyuarakan kaum difabel atau penyandang cacat di Indonesia.
Imam
yang mengalami lumpuh di kedua kakinya sejak berumur 4 tahun
berkeliling Indonesia sejak 3 November 2012 lalu dengan kursi roda hasil
modifikasinya.
"Berarti 3 November 2013 nanti, setahun tepat saya
berkeliling Indonesia. Rencananya tanggal itu saya sudah sampai rumah
di Surabaya," kata ayah dua anak ini.
Pria kelahiran 30 April
1953 ini memiliki tujuan mulia dalam berkeliling Indonesia. Ia berharap
semua pemerintah daerah di Indonesia menyediakan fasilitas umum yang
ramah bagi penyandang cacat tubuh atau kaum difabel.
"Saya bukan mau menekan atau menuntut. Saya hanya menyuarakan dan menghimbau saja agar kaum difabel leih diperhatikan," kata Imam di Mapolda Metro Jaya, Kamis (24/10/2013).
Dengan
ditemani Budi Chandra, dari Bikepacker Indonesia, Imam meminta surat
rekomendasi di Polda Metro Jaya sekaligus surat jalan untuk kembali ke
kampung halamannya di Surabaya. "Saya sudah kangen rumah dan keluarga.
Mau istirahat setelah keliling Indonesia," kata Imam yang mengaku
berkeliling Indonesia adalah mimpinya yang tercapai.
Mimpi Imam
lainnya ialah ingin bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. "Saya akan coba juga untuk
ketemu mereka," kata Imam singkat.
Imam mengaku mengawali keliling
Indonesianya dari Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo,
Banyuwangi, Bali, Lomobk Sumbawa, Flores Larantuka, Bali, Maumere,
Makasar, Papua barat, Sorong, Ternate, Manado, Palu, Balikpapan,
Banjarmasin, Buntoq, Palangkaraya, Sampit, Pangkalan Embun, Pontianak,
Pulai Kijang, Tanjung Pinang, lalu nyeberang ke Batam, Medan, Aceh,
Pulau We atau titik nol Indonesia, kembali ke Aceh, Medan, Padang,
Palembang, Lampung dan akhirnya ke Jakarta.
